KOMUNIKASI IBU DAN ANAK PADA IBU SINGLE PARENT (Studi Fenomenologi Komunikasi Ibu Dan Anak Pada Ibu Single Parent di Garut)
COMMUNICATION BETWEEN MOTHER AND CHILDREN OF SINGLE PARENT (Phenomenology Study Communication between Mother and Children of Single Parent in Garut)
How to Cite
APA 7thPerkasa, G., Marlina, N. C., & Hendrawan, H. (2016). KOMUNIKASI IBU DAN ANAK PADA IBU SINGLE PARENT (Studi Fenomenologi Komunikasi Ibu Dan Anak Pada Ibu Single Parent di Garut) [Undergraduate thesis, Universitas Garut]. https://lib.fkominfo.uniga.ac.id/thesis/cmkeu5p8l00431413k2agx01p/komunikasi-ibu-dan-anak-pada-ibu-single-parent-studi-fenomenologi-komunikasi-ibu-dan-anak-pada-ibu-single-parent-di-garu
Abstract
Penelitian ini berjudul tentang Komunikasi Ibu dan Anak Pada Ibu Single Parent, dengan sub judul Studi Fenomenologi Komunikasi Ibu dan Anak Pada Ibu Single Parent. Fenomena yang sering kita jumpai saat ini adalah keberadaan orang tua tunggal yang sering kita dengar dengan istilah ibu single parent atau janda. Ada dua kemungkinan yang terjadi pada janda, yaitu karena kematian pasangan dan karena perceraian, penelitian ini berfokus kepada orangtua tunggal ibu, kondisi tersebut akan membuat beberapa hambatan dalam berkomunikasi secara interpersonal antara ibu dan anak serta situasi yang mampu menguatkan ibu untuk bertahan hidup dalam kondisi seperti itu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motif “untuk” dan motif “karena” bertahan hidup serta komunikasi interpersonal ibu dan anaknya dengan menggunakan teori fenomenologi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode fenomenologi dan paradigma konstruksivisme. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi non partisipan, studi pustaka dan dokumentasi. Peneliti mengambil lima informan yang merupakan orangtua tunggal sebagai subjek penelitian yang berusia maksimal 60 tahun dan mempunyai anak untuk dijadikan sebagai sumber data dari sejumlah pertanyaan wawancara yang dilakukan secara purposive sampling.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif orangtua tunggal ibu sangat beragam dalam menjalani hidup tanpa adanya pasangan, selain motif ekonomi dan pendidikan ternyata faktor komunikasi interpersonal ibu dan anak menjadi salah satu pembentukan perilaku anak, komunikasi diantara anggota keluarga terdapat banyak kesulitan yang dialami single parent dalam menghadapi fase kehidupan yang baru. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa komunikasi merupakan salah satu faktor yang penting dalam sebuah keluarga. perceraian dan kematian pasangan akan berpengaruh pada kondisi emosional dan keadaan ekonomi keluarga.