Thesis Kualitatif

PENGEMASAN PESAN MORAL DALAM SINETRON (Analisis Framing Pengemasan Pesan Moral Dalam Sinetron Preman Pensiun 2 Episode 46)

How to Cite APA 7th

Use this format for academic references

Ahdiansyah, M., Adnan, I. Z., & Dewi, R. U. (2018). PENGEMASAN PESAN MORAL DALAM SINETRON (Analisis Framing Pengemasan Pesan Moral Dalam Sinetron Preman Pensiun 2 Episode 46) [Undergraduate thesis, Universitas Garut]. https://lib.fkominfo.uniga.ac.id/thesis/cmkqbm5uu010m1413no1dqpv8/pengemasan-pesan-moral-dalam-sinetron-analisis-framing-pengemasan-pesan-moral-dalam-sinetron-preman-pensiun-2-episode-46

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sinetron Preman Pensiun 2 yang dimana sinetron ini merupakan hasil dari produksi MNC Picture yang kemudian ditayangkan pada salah satu stasiun televisi swasta RCTI. Preman Pensiun ini merupakan sebuah sinetron komedi yang disutradarai oleh Aris Nugraha. Sinetron Preman Pensiun ini menceritakan tentang serial komedi penuh inspirasi. Bahar sebenarnya hanya preman “kecil”, tetapi wilayahnya cukup luas, selain menjadi “backing” para pedagang kaki lima, juga menguasai sebuah pasar dan terminal. Bahar memiliki tangan kanan yaitu Muslihat, maling amatir yang masuk ke rumahnya sekitar dua puluh tahun silam. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seleksi isu dan penonjolan aspek pengemasan pesan moral dalam sinetron Preman Pensiun 2 episode 46.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode analisi framing dan paradigma konstruktivis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti mengambil empat informan yang merupakan satu dari sisi pembuat sinetron Preman Pensiun yaitu asisten sutradara, dan tiga dari sisi penonton, untuk memenuhi kebutuhan dari penelitian ini.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam seleksi isu pengemasan pesan moral dalam Preman Pensiun 2 episode 46 ini menunjukan sebuah permasalahan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Pesan moral yang ditunjukan adalah sebuah pesan tentang kekeluargaan dimana kita tidak boleh melupakan masa lalu atau sejarah yang kemudian harus menjadi lebih baik lagi. Kemudian pada penonjolan aspek ini menekankan pada sosok Kang Mus atau Muslihat dimana dia yang seorang pemimpin para preman dan seorang kepala rumah tangga yang menggangap semua anak buahnya adalah keluarga yang penting. Dan selain itu latar tempat dalam sinetron ini juga ditekan agar ciri khas dalam sinetron ini dapat dilihat oleh khalayak penonton.

Keywords

Thesis Files

8 Files ✓ Public Access

Cover

30 KB • PDF

✓ Public Download

Abstrak

209 KB • PDF

✓ Public Download

Bab 1

433 KB • PDF

✓ Public Download

Bab 2

776 KB • PDF

✓ Public Download

Bab 3

463 KB • PDF

✓ Public Download

Bab 4

795 KB • PDF

✓ Public Download

Bab 5

303 KB • PDF

✓ Public Download

Daftar Pustaka

291 KB • PDF

✓ Public Download