Pola Komunikasi Simbolik Kyai dan Santri dalam Pembentukan Karakter Santri di Pondok Pesantren pada Era New Normal : Studi deskriptif Kualitatif Pola Komunikasi Simbolik Kyai dan Santri dalam Pembentukan Karakter Santri di Pondok Pesantren DArul Ihsan Desa Dano Kecamatan Leles Kabupaten Garut
How to Cite APA 7th
Use this format for academic references
Mardiyah, W. M., Latifah, H., & Mujianto, H. (2021). Pola Komunikasi Simbolik Kyai dan Santri dalam Pembentukan Karakter Santri di Pondok Pesantren pada Era New Normal : Studi deskriptif Kualitatif Pola Komunikasi Simbolik Kyai dan Santri dalam Pembentukan Karakter Santri di Pondok Pesantren DArul Ihsan Desa Dano Kecamatan Leles Kabupaten Garut [Undergraduate thesis, Universitas Garut]. https://lib.fkominfo.uniga.ac.id/thesis/cmnfeuxw70ckf1413107pvxb7/pola-komunikasi-simbolik-kyai-dan-santri-dalam-pembentukan-karakter-santri-di-pondok-pesantren-pada-era-new-normal-studi
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya karakter yang muncul pada santri Pondok Pesantren Darul Ihsan dengan latar budaya santri yang berbeda-beda. Berdasarkan informasi yang diperoleh, santri pendatang tidak hanya berasal dari luar daerah, namun juga berasal dari luar pulau jawa. Salah satu faktor pembentukan karakter tersebut adalah komunikasi yang dibangun antara kyai dan santri serta antara santri dengan santri lainnya. Oleh karena itu, penelitian ini ditujukan untuk menemukan dan menjelaskan pola komunikasi simbolik yang dibangun di Pondok Pesantren dalam pembentukan karakter santri.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode metode dekkriptif kualitatif yaitu studi penelitian yang dilakukan dengan menginterpretasikan keadaan objek berdasarkan fakta–fakta yang terlihat melalui observasi dan wawancara. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini dapat mengemukakan pola komunikasi di Pondok Pesantren yang terjadi pada kyai dan santri dalam pembentukan karakter. Sedangkan teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah studi kepustakaan, observasi partisipan, wawancara dan dokumentasi. Adapun subjek dari penelitian ini adalah kyai dan santri yang tinggal di Pondok Pesantren lebih dari 6 tahun dengan pengambilan informan menggunakan purposif sampling.
Hasil penelitian menunjukan bahwa pola komunikasi yang terjadi di Pondok Pesantren dalam pembentukan karakter menggunakan komunikasi verbal dan komunikasi non verbal. Komunikasi Verbal melalui lisan dan tulisan dengan penggunaan bahasa pengantar yang digunakan adalah Bahasa Sunda. Komunikasi non verbal dalam bentuk simbol di Pondok Pesantren Darul Ihsan dengan jenis sentuhan, komunikasi objek, kronemik, gerakan tubuh, pronemik, lingkungan dan vokalik. Dengan proses interpretasi makna dari simbol yang ada di Pondok Pesantren melalui tahapan Mind (pemikiran), Self (konsep diri) dan Society (Lingkungan sosial).
Keywords
Thesis Files
Cover
254 KB • PDF
Abstrak
311 KB • PDF
Bab 1
341 KB • PDF
Bab 2
553 KB • PDF
Bab 3
661 KB • PDF
Bab 4
583 KB • PDF
Bab 5
313 KB • PDF
Daftar Pustaka
200 KB • PDF