Thesis Kualitatif

Etnografi Komunikasi pada Masyarakat Adat Dangiang Batuwangi : Studi Etnografi pada Ritual Adat Ngumbah Keris dalam Masyarakat Adat Dangiang Batuwangi, Desa Dangiang, Kec. Banjarwangi Kab. Garut

How to Cite APA 7th

Use this format for academic references

Nurjannah, F., Kurniawan, A. W., & Erfan, M. (2024). Etnografi Komunikasi pada Masyarakat Adat Dangiang Batuwangi : Studi Etnografi pada Ritual Adat Ngumbah Keris dalam Masyarakat Adat Dangiang Batuwangi, Desa Dangiang, Kec. Banjarwangi Kab. Garut [Undergraduate thesis, Universitas Garut]. https://lib.fkominfo.uniga.ac.id/thesis/cms9ub4fg03jcknnmi4m2d70h/etnografi-komunikasi-pada-masyarakat-adat-dangiang-batuwangi-studi-etnografi-pada-ritual-adat-ngumbah-keris-dalam-masyar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh dinamika sebaran budaya di Pulau Jawa yang secara kuantitas dinilai lebih sedikit jika dibandingkan dengan wilayah lainSecara lebih spesifik, di Kabupaten Garut, terdapat berbagai komunitas adat yang masih eksis mempertahankan warisan leluhurnya. Salah satunya adalah Masyarakat Adat Dangiang Batuwangi yang hingga kini masih konsisten melestarikan prosesi ritual adat warisan turun-temurun, yakni ritual ngumbah keris.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang berlandaskan pada pendekatan Etnografi Komunikasi dari Dell Hymes. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Guna memperkuat validitas data hasil wawancara, instrumen penelitian disusun secara terstruktur dengan mengacu pada indikator model akronim SPEAKING. Hasil penelitian memaparkan analisis mendalam terhadap tiga elemen komunikasi utama. Pertama, situasi komunikasi dalam pelaksanaan ritual ngumbah keris berlangsung secara sakral pada setiap hari Senin atau Kamis setelah tanggal 12 Rabiulawal, yang berlokasi di Sungai Cidangiang dan rumah adat joglo, serta terbuka untuk diikuti oleh seluruh masyarakat adat setempat. Kedua, peristiwa komunikasi terbagi ke dalam tiga tahapan operasional, yakni tahap praritual yang mencakup prosesi buka sejarah dan ziarah makam leluhur, tahap ritual inti yang berupa ngumbah keris, serta tahap penutup yang diisi dengan doa bersama; di mana seluruh rangkaiannya memanfaatkan medium komunikasi lisan dan tulisan. Ketiga, tindak komunikasi tercermin dari dinamika intonasi nada tegas maupun lembut yang digunakan oleh pemimpin ritual, adanya kepatuhan terhadap peraturan tidak tertulis, serta manifestasi harapan kolektif masyarakat untuk mendapatkan keberkahan. Sebagai kesimpulan, pelaksanaan ritual ini tidak sekadar bermakna spiritual, tetapi juga berfungsi sebagai sarana silaturahmi sosial yang merekatkan kebersamaan warga adat melalui tradisi berkumpul dan makan bersama di akhir acara

Keywords

Thesis Files

8 Files Mixed Access

Some files are restricted. Contact library for access to restricted chapters.

Cover

64 KB • PDF

✓ Public Download

Abstrak

47 KB • PDF

✓ Public Download

Bab 1

132 KB • PDF

✓ Public Download

Bab 2

274 KB • PDF

✓ Public Download

Bab 3

241 KB • PDF

✓ Public Download

Bab 4

1.1 MB • PDF

🔒 Restricted Request Access

Contact: Library • perpus@fkominfo.uniga.ac.id

Bab 5

46 KB • PDF

🔒 Restricted Request Access

Contact: Library • perpus@fkominfo.uniga.ac.id

Daftar Pustaka

167 KB • PDF

✓ Public Download