Konstruksi Sosial Kode Etik Jurnalistik Dalam Penulisan Berita Kriminal Pada Media Online Radar Garut : Studi Deskriptif Kualitatif mengenai penerapan Kode Etik Jurnalistik Dalam Penulisan Berita Kriminal pada media Online Radar Garut
How to Cite
APA 7thDewi, R. R. L., Salamah, U., & Hendrawan, H. (2025). Konstruksi Sosial Kode Etik Jurnalistik Dalam Penulisan Berita Kriminal Pada Media Online Radar Garut : Studi Deskriptif Kualitatif mengenai penerapan Kode Etik Jurnalistik Dalam Penulisan Berita Kriminal pada media Online Radar Garut [Undergraduate thesis, Universitas Garut]. https://lib.fkominfo.uniga.ac.id/thesis/cmso41o450hd1h03h4jw292n5/konstruksi-sosial-kode-etik-jurnalistik-dalam-penulisan-berita-kriminal-pada-media-online-radar-garut-studi-deskriptif-k
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran media khususnya media online, dalam menjaga akurasi informasi, keberimbangan berita, serta perlindungan terhadap korban dalam berita kriminal, di tengah arus informasi digital yang sangat cepat dan dinamis. Tujuan dari penelitian ini sejauh mana Radar Garut memahami dan menerapkan konstruksi sosial terhadap nilai-nilai kode etik jurnalistik dalam praktik penulisan berita kriminal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teori Konstruksi Realitas Sosial Peter Ludwig Berger dan Thomas Luckmann. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Fokus pada penelitian ialah untuk mengkaji bagaimana cara Radar Garut membentuk realitas berita kriminal serta dampak sosial yang berpotensi terjadinya pelanggaran Kode Etik Jurnalistik. Hasil dalam penelitian menunjukkan penerapan kode etik jurnalistik di Radar Garut melalui proses dialektika yang meliputi eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Pada tahap eksternalisasi, wartawan menerapkan prinsip etik seperti menyamarkan identitas korban dan pelaku, menggunakan istilah “diduga”, dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Sumber resmi seperti UPTD PPA dan kepolisian digunakan untuk menjaga kredibilitas informasi. Pada tahap objektivasi, nilai-nilai etik seperti verifikasi data, keberimbangan informasi, dan pemilihan diksi yang tidak stigmatis menjadi bagian dari norma dan praktik jurnalistik di ruang redaksi. Tahap internalisasi memperkuat kesadaran etik wartawan melalui diskusi redaksi, pembinaan internal, dan pengalaman lapangan untuk menghasilkan berita yang akurat, adil, dan tidak merugikan pihak yang diberitakan.
Thesis Files
8 Files-
Cover336 KB Download
-
Abstrak248 KB Download
-
Bab 1549 KB Download
-
Bab 2581 KB Download
-
Bab 3439 KB Download
-
Bab 4873 KB Request Access
-
Bab 5290 KB Request Access
-
Daftar Pustaka247 KB Download