Representasi Kebebasan Pers dalam Film "The Post" : Analisis Wacana Kritis Teun A Van Dijk Representasi Kebebasan Pers dalam Film "The Post" Karya Steven Spielberg
How to Cite APA 7th
Use this format for academic references
Waslia, S. R., Raturahmi, L., & Kurniawan, A. W. (2018). Representasi Kebebasan Pers dalam Film "The Post" : Analisis Wacana Kritis Teun A Van Dijk Representasi Kebebasan Pers dalam Film "The Post" Karya Steven Spielberg [Undergraduate thesis, Universitas Garut]. https://lib.fkominfo.uniga.ac.id/thesis/cmkumw4f1013v1413khgk0lif/representasi-kebebasan-pers-dalam-film-the-post-analisis-wacana-kritis-teun-a-van-dijk-representasi-kebebasan-pers-dalam
Abstract
Penelitian ini berlatarbelakangi pada kebebasan pers yang makin memburuk di tahun 2017, salah satunya digambarkan dalam film *The Post*. Film ini merupakan film itentang media surat kabar The Washinton Post yang berusaha untuk menegakan hak kebebasan pers. Pokok pembahasan dalam penelitian ini yaitu untuk menemukan dan menjelaskan wacana tersembunyi kebebasan pers yang di representasikan sutradara melalui analisis wacana kritis degan 3 bangunan wacana yaitu level teks, kognisi sosial, dan konteks sosial pada film *The Post* untuk merepresentasikan kebebasan pers.
Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode analisis wacana kritis model Teun A Van Djik. Pendekatan dalam penelitian ini bersifat kualitatif deksriptif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan studi pustaka. Adapun objek dari peneltian ini adalah film The Post
Hasil penelitian ini ditemukan bahwa wacana representasi kebebasan pers yang di tampilkan sutradara di lihat dari level teks denga stuktur makro (tematik), suprastuktur (skematik), dan stuktur mikro (sematik, sintaksis, stilistik, dan retoris) mengarah pada representasi kebebasan pers sesuai amademen pertama amademen konstitusi Amerika Serikat. Skema wacana dalam alur cerita saling berhubungan dan sesuai dengan prinsip kebebasan pers Amerika menurut Mcquail 1987. Level kognisi sosial, sutradara memiliki ketertarikan terhadap kisah *Pentagon Papers* serta melihat kemiripan keadaan kebebasan pers saat ini dengan kebebasan pers tahun 1971, dengan kecederungan sutradara menggunakan skema peran (role schemas) dan skema peristiwa. Dalam skema peran merepresentasikan pada 4 peran pers menurut Justine Limpitlaw 2012 dan skema peritiwa merepresentasikan peristiwa kebebasan pers kasus *Pentagon Papers* tahun 1971. Dan terakhir dari level konteks sosial, wacana ini di pengaruhi dan relevan dengan wacana kebebasan pers yang berkembang di masyarakat pada wacana kebebasan pers Amerika dalam pemerintahan Donald Trump
Keywords
Thesis Files
Cover
369 KB • PDF
Abstrak
103 KB • PDF
Bab 1
325 KB • PDF
Bab 2
625 KB • PDF
Bab 3
266 KB • PDF
Bab 4
1.6 MB • PDF
Bab 5
104 KB • PDF
Daftar Pustaka
339 KB • PDF