Jurnalisme Sastra dalam Wacana Media Televisi : Analisis Wacana Kritis pada Teks Narasi terkait Isu Covid-19 di Program Mata Najwa Trans 7 Episode "Cerita Pilu Ruang ICU"
How to Cite APA 7th
Use this format for academic references
Nugraha, A., Nurhadi, Z. F., & Raturahmi, L. (2021). Jurnalisme Sastra dalam Wacana Media Televisi : Analisis Wacana Kritis pada Teks Narasi terkait Isu Covid-19 di Program Mata Najwa Trans 7 Episode "Cerita Pilu Ruang ICU" [Undergraduate thesis, Universitas Garut]. https://lib.fkominfo.uniga.ac.id/thesis/cml1o3hly035v1413y7miz175/jurnalisme-sastra-dalam-wacana-media-televisi-analisis-wacana-kritis-pada-teks-narasi-terkait-isu-covid-19-di-program-ma
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan baru bahwa produk jurnalisme sastra yang identik dengan media cetak ternyata bisa juga diaplikasikan pada pemberitaan di media televisi. Seperti halnya yang dilakukan oleh program Mata Najwa Trans 7 yang berhasil menerapkan konsep jurnalisme sastra pada pemberitaan dengan menyajikannya di segmen akhir acara berupa pembacaan teks narasi bergaya sastra. Teks narasi yang dianalisis yaitu diambil pada episode “Cerita Pilu Ruang ICU” yang terdiri dari 18 bait. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan jurnalisme sastra dalam wacana media televisi ditinjau dari dimensi teks, kognisi sosial, dan konteks sosial.
Metode penelitian ini deskriptif kualitatif menggunakan teori Analisis Wacana Kritis model Van Dijk sebagai “pisau” untuk membedah muatan unsur jurnalisme sastra dalam teks narasi, baik dari segi bahasa maupun dari muatan kritik sosial yang berhubungan dengan Covid-19. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi non partisipan, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Adapun objek penelitian ini yakni teks narasi program Mata Najwa Trans 7 dengan menganalisis sumber dokumentasi sebagai data utama serta teknik prosedur kuota untuk menentukan narasumber berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks narasi program Mata Najwa Trans 7 mengandung unsur jurnalisme sastra dan skema penulisan cerita sesuai dengan konsep sepuluh elemen sastra. Kognisi wartawan yang tercermin dalam teks tersebut berdasarkan temuan selama liputan di ruang ICU rumah sakit. Konteks sosial dalam praktik kekuasaan oleh kebijakan redaksi dalam menentukan topik pembahasan secara tidak langsung menggiring isu kepada publik, serta akses dalam wacana memunculkan sosok dokter dan perawat dalam teks digambarkan sebagai sosok penyelamat dalam menangani Covid-19.
Keywords
Thesis Files
Cover
205 KB • PDF
Abstrak
224 KB • PDF
Bab 1
151 KB • PDF
Bab 2
501 KB • PDF
Bab 3
270 KB • PDF
Bab 4
434 KB • PDF
Bab 5
123 KB • PDF
Daftar Pustaka
125 KB • PDF