Skripsi Kualitatif

Komunikasi Antarpribadi Pramuwerdha dengan Lansia di Panti Werdha : Studi Deskriptif Kualitatif Komunikasi Antarpribadi Pramuwerdha dengan Lansia di Rumah Perlindungan Sosial Tresna Werdha Garut

Cara Mengutip APA 7th

Gunakan format ini untuk referensi akademik

Firmansyah, C., Hendrawan, H., & Dewi, R. U. (2021). Komunikasi Antarpribadi Pramuwerdha dengan Lansia di Panti Werdha : Studi Deskriptif Kualitatif Komunikasi Antarpribadi Pramuwerdha dengan Lansia di Rumah Perlindungan Sosial Tresna Werdha Garut [Undergraduate thesis, Universitas Garut]. https://lib.fkominfo.uniga.ac.id/thesis/cml1oufxp036v1413vaseg239/komunikasi-antarpribadi-pramuwerdha-dengan-lansia-di-panti-werdha-studi-deskriptif-kualitatif-komunikasi-antarpribadi-pr

Abstrak

Komunikasi dengan lanjut usia merupakan sesuatu yang menantang dan memerlukan keterampilan khusus, mengingat lansia memiliki keterbatasan seperti keterbatasan fisik, emosi, dan hambatan dalam berkomunikasi. Sebagai orang yang berhubungan langsung dengan lansia, pramuwerdha berperan penting dalam keberlangsungan proses komunikasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model komunikasi antarpribadi pramuwerdha dengan lansia di RPS Tresna Werdha Garut.

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini mengungkap komunikasi antarpribadi pramuwerdha dengan lansia ditinjau dari teori komunikasi antarpribadi, tahapan penetrasi sosial, dan teori fundamental interpersonal relationship orientations. Teknik pengambilan data dalam studi ini melibatkan wawancara mendalam terhadap lima informan dan dua narasumber, serta observasi terstruktur non partisipan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa lima kualitas umum dari komunikasi antarpribadi yaitu keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan muncul secara efektif dalam komunikasi pramuwerdha dengan lansia. Selain itu, dalam menjalin kedekatan, pramuwerdha melalui tahapan-tahapan penetrasi sosial meliputi tahap orientasi, tahap pertukaran penjajakan afektif, pertukaran afektif, dan pertukaran stabil. Pramuwerdha juga dapat memfasilitasi kebutuhan antarpribadi lansia ditinjau dari teori FIRO yaitu kebutuhan inklusi, kebutuhan kontrol, dan kebutuhan afeksi. Dari penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa pramuwerdha di RPS Tresna Werdha Garut telah menjalin komunikasi antarpribadi yang efektif, mengembangkan hubungan antarpribadi, dan memenuhi kebutuhan antarpribadi lansia dengan baik.

Kata Kunci

File Skripsi

8 File ✓ Akses Publik

Cover

117 KB • PDF

✓ Publik Unduh

Abstrak

127 KB • PDF

✓ Publik Unduh

Bab 1

173 KB • PDF

✓ Publik Unduh

Bab 2

511 KB • PDF

✓ Publik Unduh

Bab 3

220 KB • PDF

✓ Publik Unduh

Bab 4

967 KB • PDF

✓ Publik Unduh

Bab 5

141 KB • PDF

✓ Publik Unduh

Daftar Pustaka

240 KB • PDF

✓ Publik Unduh