Skripsi Kualitatif

Motif Perceraian ditengah Pandemi Covid-19 : Studi Deskriptif Kualittaif Tentang Motif Perceraian ditengah Pandemi Covid-19 di Kecamatan Cilawu kab. Garut

Cara Mengutip APA 7th

Gunakan format ini untuk referensi akademik

Marina, A. M., Salamah, U., & Nurhadi, Z. F. (2021). Motif Perceraian ditengah Pandemi Covid-19 : Studi Deskriptif Kualittaif Tentang Motif Perceraian ditengah Pandemi Covid-19 di Kecamatan Cilawu kab. Garut [Undergraduate thesis, Universitas Garut]. https://lib.fkominfo.uniga.ac.id/thesis/cml60k13h03f414136u0f388o/motif-perceraian-ditengah-pandemi-covid-19-studi-deskriptif-kualittaif-tentang-motif-perceraian-ditengah-pandemi-covid-1

Abstrak

Umumnya mendambakan hubungan harmonis, akan tetapi setiap pernikahan atau rumah tangga mempunyai berbagai permasalahan suami istri, yang apabila dalam suatu perkawinan terdapat suatu pernasalahan yang tidak dapat lagi diselesaikan oleh kedua belah pihak. Penelitian ini menggunakan teori fenomenologi yang memiliki asumsi manusia secara aktif menginterpretasikan pengalamannya dengan memberikan makna atas sesuatu yang dialaminya sehingga karena itu interpretasi sendiri merupakan proses aktif yang memberikan makna atas sesuatu yang dialami manusia itu sendiri.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan cara observasi langsung melalui wawancara yang mendalam. Teknik penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan memilih 6 informan utama serta 2 narasumber yang telah memenuhi kriteria yang telah ditentukan.

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pasangan yang mengalami pereraian di Kec. Cilawu Kab. Garut memiliki motif untuk yakni memutuskan berpisah, kurangnya kedewasaan seseorang mempengaruhi ketidakharmonisan suatu hubungan. Serta motif karena yakni ketidakseimbangan aktivitas dan waktu bersama, berubah pola komunikasi, dan faktor usia dalam membina rumah tangga. Kemudian mempunyai pengalaman sendiri bedasarkan pengalaman yang telah dilaluinya yakni bahwa setiap yang bercerai akan mengalami perasaan kesepian dan kehilangan namun dengan adanya dukungan keluarga dapat memberikan kekuatan tersendiri secara tidak langsung. Serta pasangan yang mengalami perceraian memaknainya sebagai perasaan indikatornya adalah perasaan senang, tidak khawatir, perasaan tidak tertekan.

Kata Kunci

File Skripsi

7 File ✓ Akses Publik

Cover

31 KB • PDF

✓ Publik Unduh

Abstrak

430 KB • PDF

✓ Publik Unduh

Bab 1

137 KB • PDF

✓ Publik Unduh

Bab 2

285 KB • PDF

✓ Publik Unduh

Bab 3

155 KB • PDF

✓ Publik Unduh

Bab 4

341 KB • PDF

✓ Publik Unduh

Bab 5

222 KB • PDF

✓ Publik Unduh