Skripsi Kuantitatif

Pengaruh Komunikasi Informasi dan Edukasi Para Penyuluh Keluarga Berencana Terhadap Pencapaian Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera : Studi Deskriptif Kuantitatif tentang Pengaruh Komunikasi Informasi dan Edukasi Para Penyuluh Keluarga Berencana Terhadap Pencapaian NKKBS di Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut

Cara Mengutip APA 7th

Gunakan format ini untuk referensi akademik

Rasid, S., Salamah, U., & Marlina, N. C. (2021). Pengaruh Komunikasi Informasi dan Edukasi Para Penyuluh Keluarga Berencana Terhadap Pencapaian Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera : Studi Deskriptif Kuantitatif tentang Pengaruh Komunikasi Informasi dan Edukasi Para Penyuluh Keluarga Berencana Terhadap Pencapaian NKKBS di Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut [Undergraduate thesis, Universitas Garut]. https://lib.fkominfo.uniga.ac.id/thesis/cml7eke0703g31413gc107r2a/pengaruh-komunikasi-informasi-dan-edukasi-para-penyuluh-keluarga-berencana-terhadap-pencapaian-norma-keluarga-kecil-baha

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya kondisi partumbuhan anak berkebutuhan khusus autisme yang sangat beragam reaksi dari keluarga terutama orang tua, dengan hal tersebut sangat penting penerapan pola komunikasi orang tua agar komunikasi yang terjadi berjalan efektif atau pesan yang disampaikan dapat tersampaikan. Namun, orang tua mengalami beberapa hambatan dalam berkomunikasi seperti pada aspek kepercayaan diri, kebersatuan, manajemen interaksi, daya ekspresi, dan orientasi ke pihak lain.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, paradigm konstruktivis dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti yaitu dengan menggunakan wawancara mendalam (indepth interview) dengan wawancara secara langsung dan juga melalui media social WhatsApp, observasi lapangan dan dokumentasi. Teknik penentuan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan memilih 6 pasangan suami istri yang telah memenuhi kriteria yang telah ditentukan.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa beberapa hambatan yang dialami oleh orang tua berbeda-beda ketika berkomunikasi dengan anaknya yang menderita autisme. Namun yang dilakukan para orang tua sangat mengusahakan bagaimana perkembangan anaknya bisa berjalan karena peran orang tua dalam perkembangan anak sangat penting. Yang dilakukan orang tua pada aspek kepercayaan diri, kebersatuan, manajemen interaksi, daya ekspresi, dan orientasi ke pihak lain yaitu dengan selalu mengajak anak untuk berkomunikasi yang disertakan dengan contoh-contoh atau komunikasi non verbal dan dilakukan secara berulang-ulang, selain itu dengan mengajak anak untuk bermain mengenal lingkungan. Seiring berjalannya waktu anak pun akan bisa melakukan kegiatan-kegiatan kecil meskipun dalam waktu yang tidak sebentar.

Kata Kunci

File Skripsi

8 File ✓ Akses Publik

Cover

132 KB • PDF

✓ Publik Unduh

Abstrak

76 KB • PDF

✓ Publik Unduh

Bab 1

210 KB • PDF

✓ Publik Unduh

Bab 2

442 KB • PDF

✓ Publik Unduh

Bab 3

599 KB • PDF

✓ Publik Unduh

Bab 4

453 KB • PDF

✓ Publik Unduh

Bab 5

119 KB • PDF

✓ Publik Unduh

Daftar Pustaka

163 KB • PDF

✓ Publik Unduh