Komunikasi Interpersonal Pendampingan Guru pada Anak Usia Dini : Studi Deskriptif Kualitatif tentang Komunikasi Interpersonal Pendampingan Guru pada Anak Usia Dini di Playgroup Prima Insani Garut di Masa Era Pandemi Covid-19
Cara Mengutip APA 7th
Gunakan format ini untuk referensi akademik
Wahya, F. A., Salamah, U., & Nurhadi, Z. F. (2023). Komunikasi Interpersonal Pendampingan Guru pada Anak Usia Dini : Studi Deskriptif Kualitatif tentang Komunikasi Interpersonal Pendampingan Guru pada Anak Usia Dini di Playgroup Prima Insani Garut di Masa Era Pandemi Covid-19 [Undergraduate thesis, Universitas Garut]. https://lib.fkominfo.uniga.ac.id/thesis/cmrmzhx1003ps10uzvxlwl9dy/komunikasi-interpersonal-pendampingan-guru-pada-anak-usia-dini-studi-deskriptif-kualitatif-tentang-komunikasi-interperso
Abstrak
Dalam dunia pendidikan, komunikasi menjadi kunci yang cukup determinan dalam mencapai suatu proses pembelajaran, di mana hal tersebut terjadi ketika seorang guru memiliki peran untuk mengatur dan memberi arahan pada aktivitas forum belajar. Seorang guru harus mempunyai kemampuan dalam mendesain komunikasi yang efektif ketika melakukan pendampingan belajar kepada anak usia dini agar pesan yang disampaikan dapat dipahami dan diterima dengan baik. Peran yang dilakukan guru saat mendampingi anak usia dini dalam belajar daring dilakukan dengan cara berkomunikasi secara virtual melalui aplikasi platform video teleconference, yang tentunya akan mengalami perbedaan dibandingkan dengan pertemuan di kelas atau tatap muka. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menjelaskan komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh guru pada anak usia dini selama proses pendampingan belajar mengajar pada era pandemi Covid-19. Teori yang digunakan adalah teori komunikasi interpersonal dari Joseph A. DeVito, yang mengacu pada lima aspek, yaitu: keterbukaan, empati, sikap mendukung, rasa positif, dan kesetaraan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif serta paradigma konstruktivisme. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan jumlah informan utama sebanyak 5 orang guru serta 2 orang narasumber, yaitu psikolog anak dan kepala sekolah yang telah memenuhi kriteria. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa pada aspek keterbukaan, hal tersebut dapat dijalin melalui kerja sama dengan orang tua. Pada aspek empati, dapat ditumbuhkan melalui perkembangan karakter anak. Pada aspek sikap mendukung, dapat diwujudkan melalui pemberian dukungan dan motivasi belajar anak. Pada aspek rasa positif, dapat diberikan melalui penciptaan suasana dan hubungan komunikasi yang baik dengan anak. Terakhir, pada aspek kesetaraan, dapat diwujudkan dengan memberikan pelayanan yang sama kepada setiap anak
Kata Kunci
File Skripsi
Beberapa file dibatasi. Hubungi perpustakaan untuk akses ke bab yang dibatasi.