Makna Komunikasi Antar Perawat dan Pasien pada Masa Isolasi Pandemi Covid-19 : Studi Fenomenologi Makna Komunikasi Antar Perawat dan Pasien pada Masa Isolasi Pandemi Covid-19 di Kab. Garut
How to Cite
APA 7thRahma, I. H., Hendrawan, H., & Dewi, R. U. (2023). Makna Komunikasi Antar Perawat dan Pasien pada Masa Isolasi Pandemi Covid-19 : Studi Fenomenologi Makna Komunikasi Antar Perawat dan Pasien pada Masa Isolasi Pandemi Covid-19 di Kab. Garut [Undergraduate thesis, Universitas Garut]. https://lib.fkominfo.uniga.ac.id/thesis/cmru2m25d093t10uz739ry3fl/makna-komunikasi-antar-perawat-dan-pasien-pada-masa-isolasi-pandemi-covid-19-studi-fenomenologi-makna-komunikasi-antar-p
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya kasus masyarakat yang terpapar Covid-19 dan mengharuskan pelaksanaan isolasi. Dengan peningkatan jumlah pasien positif Covid-19 dan risiko penularan yang sangat cepat, penelitian ini berfokus pada bagaimana cara pasien dan perawat berkomunikasi serta memaknainya selama masa isolasi. Terhitung banyaknya pasien positif di Kabupaten Garut selama pandemi ini bahkan mengalami lonjakan hingga 54.517 kasus. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan motif, makna, dan pengalaman pasien saat berkomunikasi secara langsung di tempat isolasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teori fenomenologi yang memiliki asumsi dasar bahwa manusia secara aktif menginterpretasikan pengalaman yang ia rasakan dengan memberikan makna atas sesuatu yang telah dialaminya. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara mendalam, dan studi pustaka. Informan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang yang terdiri dari pasien dan perawat Covid-19, serta 3 narasumber dari pihak rumah sakit, Dinas Kesehatan, dan Satgas Covid-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien dan perawat memiliki "motif untuk" (in order to motive), yakni membantu kesembuhan dan menyembuhkan diri dari Covid-19 dengan melakukan isolasi di rumah sakit, serta "motif karena" (because motive), yakni karena keadaan yang mengharuskan mereka menjadi bagian dari situasi penanganan Covid-19. Pada awalnya, rata-rata pasien tertular dari orang yang sudah terinfeksi, dan mereka melakukan proses isolasi sambil berusaha mengalihkan ketakutan. Pasien dan perawat mendapatkan pengalaman positif maupun negatif pada saat isolasi. Melalui serangkaian pengalaman tersebut, para informan merasa cukup lelah dan sangat mengharapkan agar pandemi Covid-19 cepat berakhir serta tidak terjadi lagi di masa depan.
Thesis Files
8 Files-
Cover236 KB Download
-
Abstrak612 KB Download
-
Bab 1763 KB Download
-
Bab 2520 KB Download
-
Bab 3419 KB Download
-
Bab 4732 KB Request Access
-
Bab 5225 KB Request Access
-
Daftar Pustaka217 KB Download