Komunikasi Interpersonal Dokter pada Sugesti Pasien Klinik Dokter Trisna : Studi Deskriptif Komunikasi Menurut Joseph A. DeVito pada Sugesti pasien Klinik Dokter Trisna Pakenjeng Kab. Garut
How to Cite APA 7th
Use this format for academic references
Annisa, R. D., Nurhadi, Z. F., & Dewi, R. U. (2023). Komunikasi Interpersonal Dokter pada Sugesti Pasien Klinik Dokter Trisna : Studi Deskriptif Komunikasi Menurut Joseph A. DeVito pada Sugesti pasien Klinik Dokter Trisna Pakenjeng Kab. Garut [Undergraduate thesis, Universitas Garut]. https://lib.fkominfo.uniga.ac.id/thesis/cms5pm6je000sknnmmffbdgpx/komunikasi-interpersonal-dokter-pada-sugesti-pasien-klinik-dokter-trisna-studi-deskriptif-komunikasi-menurut-joseph-a-de
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan peneliti untuk mengetahui lebih dalam mengenai komunikasi interpersonal yang terjalin antara dokter dan pasien, serta faktor-faktor yang dapat membentuk sugesti kuat pada diri pasien terhadap seorang dokter. Komunikasi dokter memainkan peran penting dalam penyampaian perawatan medis, karena melalui bahasa, gestur, dan intonasi yang tepat, dokter dapat mengumpulkan informasi sekaligus memahami kebutuhan pasien. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana komunikasi interpersonal dokter yang terjalin dengan pasien mampu menciptakan sugesti yang kuat di Klinik Dokter Trisna. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, studi pustaka, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan meliputi pengumpulan data, reduksi data, dan penyajian data. Berdasarkan hasil penelitian, komunikasi interpersonal dokter dalam membentuk sugesti pasien di Klinik Dokter Trisna sejalan dengan teori komunikasi interpersonal Joseph A. Devito yang mencakup lima dimensi, yaitu keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan dokter dan pasien yang baik dalam konteks komunikasi interpersonal dapat terjalin dengan memperhatikan dimensi-dimensi tersebut, yang ditunjang oleh keterampilan mendengarkan, bahasa tubuh yang positif, pemahaman bahasa, kesabaran, kesadaran budaya, serta komunikasi yang berkelanjutan. Dengan menerapkan aspek-aspek ini, dokter dapat membangun hubungan yang kuat, saling percaya, dan efektif, yang pada akhirnya berdampak positif pada keberhasilan perawatan dan kepuasan pasien.
Keywords
Thesis Files
Some files are restricted. Contact library for access to restricted chapters.