Analisis Wacana Kritis Dokumenter Neraka Perbatasan Pada Kanal Youtube Deduktif Indonesia (Analisis Wacana Kritis Model Teun A. Van Dijk Dokumenter Neraka Perbatasan : Jejak Mafia Judi Online dan Perbudakan Digital Adia Karja Deduktif indonesia)
How to Cite APA 7th
Use this format for academic references
SUTEJA, A. A. P., Raturahmi, L., & Febrina, R. I. (2025). Analisis Wacana Kritis Dokumenter Neraka Perbatasan Pada Kanal Youtube Deduktif Indonesia (Analisis Wacana Kritis Model Teun A. Van Dijk Dokumenter Neraka Perbatasan : Jejak Mafia Judi Online dan Perbudakan Digital Adia Karja Deduktif indonesia) [Undergraduate thesis, Universitas Garut]. https://lib.fkominfo.uniga.ac.id/thesis/cmso0uu6r0h6bh03hgzb2ksbr/analisis-wacana-kritis-dokumenter-neraka-perbatasan-pada-kanal-youtube-deduktif-indonesia-analisis-wacana-kritis-model-t
Abstract
Kejahatan siber lintas negara, khususnya praktik perbudakan digital di kawasan perbatasan Myanmar–Thailand, merupakan isu transnasional yang berdampak luas terhadap keamanan, ekonomi, dan hak asasi manusia. Dokumenter Neraka Perbatasan produksi Deduktif Indonesia menjadi salah satu bentuk jurnalisme investigasi yang mengungkap realitas eksploitasi tenaga kerja paksa di sektor penipuan daring oleh jaringan kriminal internasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi wacana dalam dokumenter tersebut menggunakan kerangka Analisis Wacana Kritis Teun A. van Dijk yang meliputi struktur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi mendalam terhadap dokumenter, wawancara mendalam dengan informan kunci dan pendukung, dokumentasi arsip visual maupun teks, serta studi pustaka. Analisis difokuskan pada lima segmen utama yang merepresentasikan alur narasi dan pesan kunci dokumenter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi struktur teks, dokumenter mengangkat tema eksploitasi manusia dengan alur naratif yang menggabungkan kesaksian korban, investigasi lapangan, dan visual pendukung. Pada dimensi kognisi sosial, pembuat dokumenter menunjukkan keberpihakan pada korban, memanfaatkan strategi visual dan naratif untuk membangun empati publik, serta menggandeng pakar keamanan siber. Pada dimensi konteks sosial, dokumenter berfungsi sebagai wacana tandingan terhadap minimnya liputan media arus utama, sekaligus mendorong respons Kementerian Luar Negeri dalam perlindungan WNI korban perdagangan manusia.
Keywords
Thesis Files
Some files are restricted. Contact library for access to restricted chapters.