Pengaruh Fear of Missing Out Terhadap Kompetensi Interpersonal Pada Mahasiswa Universitas Garut
Cara Mengutip APA 7th
Gunakan format ini untuk referensi akademik
Awaluddin, M. R., Fanaqi, C., & Hudaya, D. (2026). Pengaruh Fear of Missing Out Terhadap Kompetensi Interpersonal Pada Mahasiswa Universitas Garut [Undergraduate thesis, Universitas Garut]. https://lib.fkominfo.uniga.ac.id/thesis/cmsqymvbu0jsrh03h02phuv1p/pengaruh-fear-of-missing-out-terhadap-kompetensi-interpersonal-pada-mahasiswa-universitas-garut
Abstrak
Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan intensitas penggunaan media sosial di kalangan mahasiswa, sehingga memunculkan fenomena Fear of Missing Out (FoMO). FoMO sering diasosiasikan dengan gangguan fokus, kecemasan sosial, dan penurunan kualitas interaksi tatap muka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat FoMO, tingkat kompetensi komunikasi interpersonal, serta menguji apakah FoMO berpengaruh terhadap kompetensi komunikasi interpersonal pada mahasiswa Universitas Garut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei eksplanatori. Sampel berjumlah 98 responden diperoleh menggunakan teknik proportionate stratified random sampling dari total populasi 6.109 mahasiswa. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis yang digunakan meliputi analisis deskriptif, uji asumsi klasik, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat FoMO mahasiswa berada pada kategori sedang, sedangkan kompetensi komunikasi interpersonal berada pada kategori cukup baik. Hasil analisis regresi menunjukkan hubungan yang lemah (R = 0,185) dan kontribusi FoMO yang sangat kecil (R² = 0,034). Uji F dan uji t menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,068 (> 0,05), sehingga model regresi dinyatakan tidak signifikan. Dengan demikian, FoMO tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kompetensi komunikasi interpersonal mahasiswa. Hal ini berarti hipotesis alternatif (H1) ditolak dan hipotesis nol (H0) diterima. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun mahasiswa mengalami FoMO, kondisi tersebut tidak secara langsung menurunkan kemampuan mereka dalam berkomunikasi secara interpersonal. Faktor lain di luar FoMO, seperti kepercayaan diri, empati, lingkungan sosial, dan pengalaman komunikasi, lebih berperan dalam menentukan kualitas komunikasi interpersonal mahasiswa
Kata Kunci
File Skripsi
Beberapa file dibatasi. Hubungi perpustakaan untuk akses ke bab yang dibatasi.