Pengaruh Paparan Konten Manipulasi Visual Berbasis Kecerdasan Buatan terhadap Kredibilitas pada Pengguna TikTok
How to Cite APA 7th
Use this format for academic references
Nursyarifah, R., Kurniawan, A. W., & Rahman, S. (2026). Pengaruh Paparan Konten Manipulasi Visual Berbasis Kecerdasan Buatan terhadap Kredibilitas pada Pengguna TikTok [Undergraduate thesis, Universitas Garut]. https://lib.fkominfo.uniga.ac.id/thesis/cmsr873650k6mh03h2b6idm7z/pengaruh-paparan-konten-manipulasi-visual-berbasis-kecerdasan-buatan-terhadap-kredibilitas-pada-pengguna-tiktok
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan kecerdasan buatan (AI) telah memungkinkan terciptanya berbagai bentuk manipulasi visual seperti deepfake, face swap, serta AI-generated image dan video yang semakin realistis. Fenomena ini menimbulkan tantangan terhadap kredibilitas informasi, khususnya pada platform TikTok yang memiliki tingkat penyebaran konten yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh paparan konten manipulasi visual berbasis kecerdasan buatan terhadap kredibilitas informasi pada pengguna TikTok. Selain itu, Teori Situational Crisis Communication Theory (SCCT) yang dikembangkan oleh Timothy Coombs & Sherry digunakan dalam penelitian ini. Penelitian menggunakan metode eksplanatif dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 pengguna aktif TikTok yang pernah terpapar konten manipulasi visual berbasis AI. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson, regresi linear sederhana, koefisien determinasi, uji F, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan konten manipulasi visual berbasis kecerdasan buatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kredibilitas informasi pada pengguna TikTok dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Nilai R sebesar 0,730 menunjukkan hubungan yang kuat dan nilai koefisien determinasi sebesar 0,533 menunjukkan bahwa paparan konten manipulasi visual berbasis AI memberikan kontribusi sebesar 53,3% terhadap kredibilitas informasi, sedangkan 46,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel yang diteliti dalam model penelitian. Oleh karena itu, peningkatan literasi digital dan kemampuan verifikasi informasi menjadi penting untuk meminimalkan dampak negatif konten manipulatif di media sosial.
Keywords
Thesis Files
Some files are restricted. Contact library for access to restricted chapters.