Konstruksi Makna Media Sosial Instagram bagi Food Reviewer : Studi Deskriptif Kualitatif tentang Konstruksi Makna Media Sosial Instagram bagi Food Reviewerdi Kota Bandung dan Garut
CONSTRUCTION MEANING OF SOCIAL MEDIA INSTAGRAM FOR FOOD REVIEWER (Qualitative Descriptive Study Construction Meaning of Social Media Instagram For Food Reviewer at Bandung and Garut City)
Cara Mengutip
APA 7thGunawan, A. R., Kurniawan, A. W., & Marlina, N. C. (2016). Konstruksi Makna Media Sosial Instagram bagi Food Reviewer : Studi Deskriptif Kualitatif tentang Konstruksi Makna Media Sosial Instagram bagi Food Reviewerdi Kota Bandung dan Garut [Undergraduate thesis, Universitas Garut]. https://lib.fkominfo.uniga.ac.id/thesis/cmkeuyaai00511413iaeflzus/konstruksi-makna-media-sosial-instagram-bagi-food-reviewer-studi-deskriptif-kualitatif-tentang-konstruksi-makna-media-so
Abstrak
Penelitian ini dilatar belakangi karena sangat fenomenal dan terkenalnya
Instagram, kini kegiatan Upload foto dan video di Instagram sudah seperti
menjadi kewajiban penggunanya. Banyak orang yang menjadikan kegiatan upload
foto makanan ini menjadi sebuah pekerjaan yang dikenal sebagai food reviewer.
Menjadi food reviewer sangat digandrungi masyarakat luas saat ini, sehingga
menimbulkan banyak masyarakat yang cenderung konsumtif dan berlomba untuk
mengkonstruksi dirinya sedemikian rupa menjadi seorang food reviewer, karena
dengan demikian dianggap dapat memberikan beberapa keuntungan bagi para
pelakunya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan
menjabarkan proses pengekspresian diri food reviewer sebagai bentuk
eksternalisasi ide-idenya di Instagram, untuk mengetahui proses interaksi food
reviewer sebagai bentuk objektivasi, untuk mengetahui proses pemaknaan food
reviewer terhadap instagram sebagai bentuk Internalisasi baik food reviewer di
kota Bandung dan Garut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan
metode deskriptif kualitatif dan paradigma konstruktivisme. Teknik pengumpulan
data dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi non partisipan dan
dokumentasi. Peneliti mengambil 6 orang yang merupakan food reviewer di
media sosial Instagram dan telah memenuhi kriteria untuk menjadi informan
kunci, serta 2 narasumber triangulasi. Selanjutnya informan menjadi subjek
penelitian serta sebagai sumber data dari sejumlah pertanyaan wawancara.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa food reviewer di Instagram
mengekspresikan dirinya dengan menjadi pribadi yang memiliki skill, concept,
dan passion. Kemudian ditemukannya pengelompokan berdasatkan strata
pengalaman diantara food reviewer atau biasa disebut senioritas. Serta adanya
paham bahwa Instagram adalah media review yang penting bagi food reviewer
didalam melakukan aktifitasnya.