Makna Musik K-Pop di Kalangan Mahasiswa Kota Garut : Studi Fenomenologi tentang Makna Musik K-Pop di Kalangan Mahasiswa Kota Garut
THE MEANING OF K-POP AMONG UNIVERSITY STUDENTS IN GARUT CITY AREA (Phenomenological Study on the Meaning of K-Pop Among University Students in Garut City Area)
Cara Mengutip APA 7th
Gunakan format ini untuk referensi akademik
Wahda, S., Latifah, H., & Dewi, R. U. (2017). Makna Musik K-Pop di Kalangan Mahasiswa Kota Garut : Studi Fenomenologi tentang Makna Musik K-Pop di Kalangan Mahasiswa Kota Garut [Undergraduate thesis, Universitas Garut]. https://lib.fkominfo.uniga.ac.id/thesis/cmkm0qr9s00ay1413okquxpor/makna-musik-k-pop-di-kalangan-mahasiswa-kota-garut-studi-fenomenologi-tentang-makna-musik-k-pop-di-kalangan-mahasiswa-ko
Abstrak
Dalam era globalisasi, arus budaya baik ke dalam maupun ke luar negeri semakin tidak terkendali. Tidak terkecuali dengan musik Korea atau yang sering dikenal sebagai musik K-Pop. Korea dapat dikatakan cerdik dalam memanfaatkan media massa untuk menyebarkan budaya K-Pop ke dunia internasional. Musik K-Pop tidak hanya disukai di kalangan remaja, tetapi hampir semua usia, termasuk para mahasiswa di Kota Garut.
Penelitian ini bertujuan untuk memahami motif para mahasiswa di Kota Garut yang menyukai musik K-Pop, memahami makna musik K-Pop bagi para mahasiswa di Kota Garut, serta mengetahui pengalaman para mahasiswa di Kota Garut terkait musik K-Pop.
Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi dengan pendekatan kualitatif. Teori yang digunakan adalah teori fenomenologi yang bertujuan mengoptimalkan subjek dalam memaknai pemaknaan hidupnya. Subjek penelitian ini adalah para mahasiswa di Kota Garut yang menyukai musik K-Pop dengan kriteria tertentu yang telah ditetapkan sebelumnya.
Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa informan memiliki motif yang beragam dalam menyukai musik K-Pop, yaitu motif perkembangan zaman, motif pergaulan, motif ketertarikan, dan motif kebutuhan. Adapun makna musik K-Pop bagi para informan adalah sebagai pemberi semangat dan motivasi, mampu menghilangkan perasaan gundah gulana, menjadi teman di segala situasi, sebagai hiburan, mengajarkan untuk saling menjaga dan menutupi kekurangan, serta sebagai sarana mempelajari bahasa dan budaya Korea. Pengalaman para informan terbagi menjadi dua, yaitu pengalaman menonton konser musik K-Pop secara langsung dan pengalaman menonton konser musik K-Pop secara daring.