Skripsi Kualitatif

Penerapan Pola Komunikasi Ritual Pernikahan Adat dalam Menjaga Kualitas Adat Istiadat : Studi Kualitatif tentang Penerapan Pola Ritual Pernikahan Adat dalam Menjaga Kualitas Adat Istiadat Kampung Naga

Cara Mengutip APA 7th

Gunakan format ini untuk referensi akademik

Safitri, R. N., Adnan, I. Z., & Hendrawan, H. (2023). Penerapan Pola Komunikasi Ritual Pernikahan Adat dalam Menjaga Kualitas Adat Istiadat : Studi Kualitatif tentang Penerapan Pola Ritual Pernikahan Adat dalam Menjaga Kualitas Adat Istiadat Kampung Naga [Undergraduate thesis, Universitas Garut]. https://lib.fkominfo.uniga.ac.id/thesis/cms5qx38m003bknnmett0abc1/penerapan-pola-komunikasi-ritual-pernikahan-adat-dalam-menjaga-kualitas-adat-istiadat-studi-kualitatif-tentang-penerapan

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tradisi budaya yang masih kental di Kampung Naga, khususnya dalam pelaksanaan berbagai upacara adat yang tetap dipertahankan oleh warganya di tengah derasnya arus globalisasi saat ini. Rangkaian upacara tersebut memberikan gambaran mengenai kondisi dan nilai-nilai kehidupan masyarakat Kampung Naga. Beberapa upacara yang masih sering dilakukan antara lain upacara hajat sasih, pernikahan, dan khitanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan situasi komunikatif, peristiwa komunikatif, dan tindak komunikatif dalam penerapan pola komunikasi ritual pernikahan adat guna menjaga kelestarian adat istiadat Kampung Naga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif berlandaskan pada paradigma konstruktivistik. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi nonpartisipan, wawancara mendalam, studi pustaka, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah tiga orang warga di lingkungan Kampung Naga beserta satu orang narasumber budayawan, yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam proses komunikasi ritual pernikahan adat di Kampung Naga, situasi komunikatif tercermin dari pengaturan latar tempat (setting) pelaksanaan yang biasa dilakukan di balai desa atau masjid. Selanjutnya, dalam peristiwa komunikatif, terdapat prosesi yang dinamakan ngeyeuk seureuh, di mana daun sirih digunakan untuk menutupi pakaian yang akan dikenakan oleh calon pengantin. Pada tahap ini, terdapat pula penyampaian pesan berupa pepatah atau wejangan kepada kedua mempelai agar dapat mengarungi bahtera rumah tangga dengan baik. Terakhir, pada tindak komunikatif, urutan rangkaian yang dilakukan dalam prosesi pernikahan adat ini secara bertahap meliputi pingitan, ngeyeuk seureuh, ijab kabul, sawer, buka pintu, sungkem, hingga ngampar

Kata Kunci

File Skripsi

8 File Akses Campuran

Beberapa file dibatasi. Hubungi perpustakaan untuk akses ke bab yang dibatasi.

Cover

118 KB • PDF

✓ Publik Unduh

Abstrak

12 KB • PDF

✓ Publik Unduh

Bab 1

265 KB • PDF

✓ Publik Unduh

Bab 2

429 KB • PDF

✓ Publik Unduh

Bab 3

347 KB • PDF

✓ Publik Unduh

Bab 4

542 KB • PDF

🔒 Terbatas Minta Akses

Kontak: Perpustakaan • perpus@fkominfo.uniga.ac.id

Bab 5

122 KB • PDF

🔒 Terbatas Minta Akses

Kontak: Perpustakaan • perpus@fkominfo.uniga.ac.id

Daftar Pustaka

9.7 KB • PDF

✓ Publik Unduh