DEFORESTASI DALAM FILM DOKUMENTER KINIPAN (Analisis Framing Robert N. Entman Tentang Realitas Deforestasi Dalam Film Dokumenter Kinipan Karya Watchdoc)
Cara Mengutip
APA 7thSlamet, M. T., Hudaya, D., & Adnan, I. Z. (2025). DEFORESTASI DALAM FILM DOKUMENTER KINIPAN (Analisis Framing Robert N. Entman Tentang Realitas Deforestasi Dalam Film Dokumenter Kinipan Karya Watchdoc) [Undergraduate thesis, Universitas Garut]. https://lib.fkominfo.uniga.ac.id/thesis/cmspintez0ibfh03haqrmjmyq/deforestasi-dalam-film-dokumenter-kinipan-analisis-framing-robert-n-entman-tentang-realitas-deforestasi-dalam-film-dokum
Abstrak
Penelitian ini tentang konstruksi realitas deforestasi yang ditampilkan melalui adegan-adegan dalam film dokumenter Kinipan sebagai bentuk media komunikasi massa untuk disampaikan kepada khalayak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penjelasan dan hasil tentang bagaimana seleksi isu dan penonjolan aspek deforestasi yang ditampilkan melalui adegan-adegan dalam film dokumenter Kinipan. Metode penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif, untuk menjelaskan atau menggambarkan bingkai realitas pada objek penelitian potongan film dokumenter Kinipan secara menyeluruh menggunakan Teori Analisis Framing model Robert N. Entman. Objek dalam penelitian ini adalah potongan scene film Kinipan. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada informan dan narasumber, observasi non-partisipan, serta studi pustaka terhadap kajian literatur terdahulu yang berhubungan dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan realitas deforestasi melalui gambaran pada tahapan adegan dan riset yang dilakukan oleh Watchdoc untuk mengemas fakta struktural terkait kerusakan hutan dan konflik agraria ke dalam sebuah film dokumenter. Melalui analisis framing model Robert N. Entman, kesimpulan yang didapat dalam menyeleksi isu, Watchdoc mendefinisikan masalah deforestasi sebagai krisis kemanusiaan dan pelanggaran hak asasi manusia yang disebabkan oleh aliansi korporasi dan kebijakan pemerintah, serta menawarkan solusi berupa aktivisme politik dan pengakuan hak adat. Sedangkan dalam penonjolan aspek, film ini menekankan pada data kerusakan ekologis dan kegagalan kebijakan sebagai fakta tunggal untuk mengangkat ke permukaan isu ketidakadilan lingkungan, serta meminggirkan narasi keuntungan ekonomi guna mengunci fokus penonton pada pesan kemanusiaan.
File Skripsi
8 File-
Cover155 KB Unduh
-
Abstrak251 KB Unduh
-
Bab 1455 KB Unduh
-
Bab 2434 KB Unduh
-
Bab 3570 KB Unduh
-
Bab 4660 KB Minta Akses
-
Bab 5226 KB Minta Akses
-
Daftar Pustaka211 KB Unduh