Analisis Framing Pemberitaan Politik : Keputusan Mahkamah Konstitusi Mengenai Kebijakan Batas Usia Pencalonan Cawapres Pada Pilpres Tahun 2024
How to Cite
APA 7thAlfath, A. N., Fanaqi, C., & Hermawandi, Y. (2026). Analisis Framing Pemberitaan Politik : Keputusan Mahkamah Konstitusi Mengenai Kebijakan Batas Usia Pencalonan Cawapres Pada Pilpres Tahun 2024 [Undergraduate thesis, Universitas Garut]. https://lib.fkominfo.uniga.ac.id/thesis/cmsqwno8c0jprh03hzax1d6c4/analisis-framing-pemberitaan-politik-keputusan-mahkamah-konstitusi-mengenai-kebijakan-batas-usia-pencalonan-cawapres-pad
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh munculnya polemik pemberitaan mengenai putusan Mahkamah Konstitusi terkait kebijakan batas usia calon wakil presiden pada Pemilu 2024 yang menjadi perhatian publik dan media massa. Sebagai media online, Detik.com memiliki peran penting dalam membentuk opini masyarakat melalui cara pemberitaan yang disajikan. Dalam praktiknya, media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga melakukan konstruksi realitas melalui pemilihan narasumber, penggunaan bahasa, serta penekanan isu tertentu. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana framing yang dibangun Detik.com dalam memberitakan putusan Mahkamah Konstitusi mengenai kebijakan batas usia pencalonan calon wakil presiden. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, studi pustaka, dan dokumentasi. Teori yang digunakan adalah analisis framing Robert N. Entman framing model. Penelitian ini menggunakan analisis teks pemberitaan dengan melibatkan dua orang informan dan dua orang narasumber untuk mendukung hasil penelitian
Thesis Files
8 Files-
Cover54 KB Download
-
Abstrak131 KB Download
-
Bab 1345 KB Download
-
Bab 2403 KB Download
-
Bab 3531 KB Download
-
Bab 4506 KB Request Access
-
Bab 5248 KB Request Access
-
Daftar Pustaka239 KB Download