Makna Penggunaan Komunikasi Simbol "Garut sebagai Kota Intan" : Studi Fenomenologi Makna Penggunaan Julukan yang Dimiliki Oleh Kota Garut sebagai "Garut Kota Intan"
Cara Mengutip APA 7th
Gunakan format ini untuk referensi akademik
Wahyuni, A. P., Salamah, U., & Nurhadi, Z. F. (2022). Makna Penggunaan Komunikasi Simbol "Garut sebagai Kota Intan" : Studi Fenomenologi Makna Penggunaan Julukan yang Dimiliki Oleh Kota Garut sebagai "Garut Kota Intan" [Undergraduate thesis, Universitas Garut]. https://lib.fkominfo.uniga.ac.id/thesis/cmnqth0wl0dak1413olxdjd7z/makna-penggunaan-komunikasi-simbol-garut-sebagai-kota-intan-studi-fenomenologi-makna-penggunaan-julukan-yang-dimiliki-ol
Abstrak
Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena munculnya julukan-julukan lain tentang kota Garut selain kota intan, hal ini menimbulkan asumsi serta keragu-raguan dari masyarakat tentang julukan yang sebenarnya tentang kota Garut. Sejalan dengan hal tersebut pihak pemerintah kabupaten Garut terus berupaya untuk menetapkan julukan Garut sebagai kota intan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan motif, pengalaman dan makna pada julukan Garut sebagai kota intan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teori fenomenologi yang memiliki asumsi bahwa manusia menginterpretasikan pengalamannya dengan memberi makna pada suatu hal yang dialaminya.Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara mendalam, dokumentasi dan studi kepustakaan. Informan pada penelitian ini berjumlah 5 orang dengan 4 orang merupakan staf pada bidang kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut dan satu orang lagi merupakan kepala kecamatan banyuresmi kabupaten Garut. Adapun 3 orang Narasumber merupakan Pamong Budaya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, juru pelihara museum Raa Adiwidjaya kabupaten Garut dan ahli sejarah yang sekarang menjabat sebagai pengawas pendidikan SMA se-Jawa Barat.
Kata Kunci
File Skripsi
Beberapa file dibatasi. Hubungi perpustakaan untuk akses ke bab yang dibatasi.