Strategi Komunikasi Garut Saber Hoaks dalam Mmeberantas Hoaks Mellaui Media Sosial : Studi Deskriptif Kualitatif pada Akun Instagram @garutsaberhoaks di Dinas Komunikasi dan Informatika Garut
How to Cite APA 7th
Use this format for academic references
Kharisma, N. P. I., Salamah, U., & Fanaqi, C. (2024). Strategi Komunikasi Garut Saber Hoaks dalam Mmeberantas Hoaks Mellaui Media Sosial : Studi Deskriptif Kualitatif pada Akun Instagram @garutsaberhoaks di Dinas Komunikasi dan Informatika Garut [Undergraduate thesis, Universitas Garut]. https://lib.fkominfo.uniga.ac.id/thesis/cmse0pc3j040th03hj9e1865k/strategi-komunikasi-garut-saber-hoaks-dalam-mmeberantas-hoaks-mellaui-media-sosial-studi-deskriptif-kualitatif-pada-akun
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya penyebaran berita hoaks di media sosial, di mana informasi palsu tersebut kerap dengan mudah diterima dan dipercaya oleh masyarakat tanpa adanya upaya verifikasi kebenaran terlebih dahulu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis secara mendalam strategi komunikasi yang diterapkan oleh tim Garut Saber Hoaks dalam memberantas hoaks di ruang digital. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang berlandaskan pada teori Strategi Komunikasi dari Hafied Cangara, yang mencakup lima tahapan dasar operasional: penelitian, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta pelaporan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, dan kajian pustaka. Penentuan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling, yang melibatkan dua orang informan utama serta dua orang narasumber ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi Garut Saber Hoaks diimplementasikan melalui lima tahapan yang terstruktur. Pertama, tahap penelitian dilakukan dengan menganalisis dan memverifikasi kebenaran suatu informasi (cek fakta). Kedua, tahap perencanaan dilakukan dengan merumuskan langkah-langkah strategis sebelum suatu kegiatan mitigasi dieksekusi. Ketiga, tahap pelaksanaan merupakan wujud implementasi dari perencanaan yang telah disusun guna merespons sebaran informasi yang muncul di media sosial. Keempat, tahap evaluasi berpatokan pada tinjauan umpan balik (feedback) atas keseluruhan kegiatan yang telah berjalan, baik dari sisi internal maupun eksternal. Kelima, tahap pelaporan dari keseluruhan alur kerja didokumentasikan dan dijadikan acuan evaluasi ke depannya. Kinerja ini juga didukung oleh ketersediaan sistem pelaporan pengaduan masyarakat yang terintegrasi, baik dalam bentuk layanan komunikasi jarak jauh (hotline) maupun pelayanan tatap muka (offline).
Keywords
Thesis Files
Some files are restricted. Contact library for access to restricted chapters.