Perencanaan Komunikasi dalam Menarik Minat Wisata Gunung papandayan melalui Akun Instagram @TWA.Gunung Papandayan : studi deskriptif kualitatif pada wisata Gunung Papandayan melalui akun instagram @TWA Gunung Papandayan
How to Cite APA 7th
Use this format for academic references
Istiqomah, R. N., Salamah, U., & Hermawandi, Y. (2024). Perencanaan Komunikasi dalam Menarik Minat Wisata Gunung papandayan melalui Akun Instagram @TWA.Gunung Papandayan : studi deskriptif kualitatif pada wisata Gunung Papandayan melalui akun instagram @TWA Gunung Papandayan [Undergraduate thesis, Universitas Garut]. https://lib.fkominfo.uniga.ac.id/thesis/cmsffb2y605eph03hb3ur8o3o/perencanaan-komunikasi-dalam-menarik-minat-wisata-gunung-papandayan-melalui-akun-instagram-twa-gunung-papandayan-studi-d
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terjadinya lonjakan tingkat kunjungan wisatawan yang memunculkan pertanyaan akademis mengenai bagaimana bentuk perencanaan komunikasi yang diterapkan oleh pihak pengelola guna menarik minat audiens. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis peran organisasi (pengelola TWA Gunung Papandayan) dalam merancang kegiatan perencanaan komunikasi di media sosial Instagram untuk meningkatkan minat wisatawan, sekaligus untuk mengetahui respons publik terhadap unggahan yang disajikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang berlandaskan pada Teori Perencanaan Komunikasi dari Philip Lesly, yang memfokuskan kajian pada dua dimensi utama, yakni dimensi organisasi dan dimensi publik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dokumentasi, serta kajian pustaka. Penentuan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling, yang melibatkan dua orang informan utama dan dua orang narasumber ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan komunikasi dalam menarik minat wisata Gunung Papandayan melalui akun Instagram diimplementasikan dengan sangat terstruktur ke dalam dua dimensi tersebut. Pertama, pada dimensi organisasi, pengelola melakukan empat tahapan operasional operasional yang mencakup analisis dan riset, perumusan kebijakan, perencanaan program pelaksanaan, serta eksekusi kegiatan komunikasi. Kedua, pada dimensi publik, sasaran komunikasi dikelola melalui dua tahapan lanjutan, yakni peninjauan atas umpan balik (feedback) dari wisatawan di media sosial, serta pelaksanaan evaluasi secara menyeluruh terhadap efektivitas program
Keywords
Thesis Files
Some files are restricted. Contact library for access to restricted chapters.