Analisis Framing Pemberitaan "Hastag Menjemput Rejeki" : Studi Deskriptif Kualitatif Pemberitaan "Hastag Menjemput Rejeki" Vanessa Angel dalam Website Tribun
How to Cite APA 7th
Use this format for academic references
Hanum, Z. Z. A., Latifah, H., & Suseno, N. S. (2019). Analisis Framing Pemberitaan "Hastag Menjemput Rejeki" : Studi Deskriptif Kualitatif Pemberitaan "Hastag Menjemput Rejeki" Vanessa Angel dalam Website Tribun [Undergraduate thesis, Universitas Garut]. https://lib.fkominfo.uniga.ac.id/thesis/cmkvyuyq8027x1413ujk1xuc7/analisis-framing-pemberitaan-hastag-menjemput-rejeki-studi-deskriptif-kualitatif-pemberitaan-hastag-menjemput-rejeki-van
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi karena adanya hashtag yang menjadi trending topic di media sosial Twitter. Peneliti ingin mengetahui lebih isu yang terkandung dalam permasalahan tersebut dengan media online Tribun karena peneliti tertarik dengan karakteristik berita-berita yang dimuat. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menemukan dan menjelaskan seleksi isu (mendefinisikan masalah, memperkirakan masalah atau sumber masalah, membuat keputusan moral, menekankan penyelesaian dalam suatu berita) dan penonjolan aspek dalam Tribun melalui berita yang dimuat. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Framing Robert N. Entman karena teori tersebut cocok dengan apa yang ingin diteliti, yaitu pembingkaian sebuah berita-berita guna mendapatkan image yang diinginkan oleh perusahaan. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, dan paradigma konstruktivis guna mengetahui makna yang ditafsirkan berdasarkan pengalaman terhadap objek di sekitarnya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Narasumber dalam penelitian ini berjumlah 4 orang, terdiri dari 1 orang narasumber triangulasi, 1 orang narasumber utama, dan 2 orang narasumber pendukung.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik dan gaya penulisan berbeda di tiap media online lainnya, tergantung visi dan misi perusahaan karena berita yang dimuat mencerminkan eksistansi suatu media. Di jaman modern ini, banyak media yang menggunakan judul sensational yang menjadi strategi media guna menarik pembaca.