Presentasi Diri Biduan Dangdut : Studi Dramaturgi Erving Goffman Tentang Presentasi Diri Biduan Dangdut di Kabupaten Garut
Cara Mengutip APA 7th
Gunakan format ini untuk referensi akademik
Nurhadi, D., Mujianto, H., & Adnan, I. Z. (2018). Presentasi Diri Biduan Dangdut : Studi Dramaturgi Erving Goffman Tentang Presentasi Diri Biduan Dangdut di Kabupaten Garut [Undergraduate thesis, Universitas Garut]. https://lib.fkominfo.uniga.ac.id/thesis/cmkul44dx01271413gf7rnnav/presentasi-diri-biduan-dangdut-studi-dramaturgi-erving-goffman-tentang-presentasi-diri-biduan-dangdut-di-kabupaten-garut
Abstrak
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi dramaturgi, dengan objek penelitian biduan dangdut. Pemilihan informan dilakukan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak enam orang. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, penelusuran data daring, dokumentasi, dan studi pustaka. Teknik analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, pengumpulan data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan evaluasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada front stage (panggung depan), biduan dangdut menampilkan manipulasi simbol-simbol yang mencakup cara berpakaian, penggunaan aksesori, gaya bahasa, serta representasi kondisi sosial, yang kerap membentuk citra negatif di mata masyarakat. Sebaliknya, pada back stage (panggung belakang), biduan dangdut menampilkan perilaku dan penampilan yang lebih autentik tanpa sandiwara seperti yang ditampilkan di panggung depan. Sementara itu, middle stage (panggung tengah) merupakan area persiapan, tempat biduan dangdut mematangkan penampilan sebelum tampil di panggung depan.
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa biduan dangdut menampilkan kesan yang berbeda antara front stage dan back stage. Pada front stage, kesan dibentuk secara sengaja sesuai tuntutan profesi melalui perencanaan penampilan dan perilaku. Pada back stage, biduan dangdut berpenampilan dan berperilaku sesuai dengan jati diri mereka tanpa upaya membangun kesan tertentu di hadapan orang lain.