Media Instagram Sebagai Sarana Popularitas Politikus Ridwan Kamil Dalam Persepsi Pemilih Pemula : Studi Fenomenologi Tentang Media Instagram Sebagai Sarana Popularitas Politikus Ridwan Kamil dalam Persepsi Pemilih Pemula
Cara Mengutip APA 7th
Gunakan format ini untuk referensi akademik
Arifin, G. N., Nurhadi, Z. F., & Latifah, H. (2019). Media Instagram Sebagai Sarana Popularitas Politikus Ridwan Kamil Dalam Persepsi Pemilih Pemula : Studi Fenomenologi Tentang Media Instagram Sebagai Sarana Popularitas Politikus Ridwan Kamil dalam Persepsi Pemilih Pemula [Undergraduate thesis, Universitas Garut]. https://lib.fkominfo.uniga.ac.id/thesis/cmkw11c6b029z1413txzaan9h/media-instagram-sebagai-sarana-popularitas-politikus-ridwan-kamil-dalam-persepsi-pemilih-pemula-studi-fenomenologi-tenta
Abstrak
Penelitian ini dilatar belakangi oleh berkembangnya media sosial Instagram yang di gunakan sebagai sarana popularitas politikus dalam pemilihan kepala daerah. Pemilih pemula juga tidak terlepas dari target dan sasaran dari media Instagram Ridwan Kamil, khususnya untuk menarik minat pemilih pemula. Pada tahun 2018 pelaksanaan pilkada serentak, media Instagram Ridwan Kamil dipersepsi oleh pemula melalui motif, pengalaman, dan makna sangat dominan. Tujuan penelitian ini adalah bagaimana media Instagram sebagai sarana popularitas politikus Ridwan Kamil yang dipersepsi pemilih pemula.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teori fenomenologi Alfred Schutz karena dianggap paling tepat untuk mengkaji dan menganalisis tentang persepsi postingan di media sosial Instagram melalui motif, makna, dan pengalaman informan sebagai pemilih pemula. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa motif informan dalam memilih mengikuti akun Instagram Ridwan Kamil sangat beragam. Berdasarkan pengalaman yang dialami informan, seluruhnya ikut aktif pada saat mengikuti pemilihan Gubernur Jawa Barat dan memberikan hak suaranya dengan alasan ketertarikan dengan keberhasilan semenjak menjadi Wali Kota Bandung. Makna pesan yang cenderung ditanggapi beragam, terutama berkaitan dengan tema postingan keagamaan, pembangunan infrastruktur, dan postingan pada saat Ridwan Kamil berperan di film Dilan 1991.