Komunikasi Interpersonal Guru Sekolah Luar Biasa pada Pelajar Berkebutuhan Khusus Tunagrahita dalam Proses Belajar mengajar : Studi Deskirptif Kualittaif Komunikasi Interpersonal Guru Sekolah Luar Biasa pada Pelajar Berkebutuhan Khusus Tunagrahita dalam Proses Belajar mengajar pada Masa Covid-19 di SLB-C YKB Garut
Cara Mengutip APA 7th
Gunakan format ini untuk referensi akademik
Yuliantina, D. I., Raturahmi, L., & Dewi, R. U. (2021). Komunikasi Interpersonal Guru Sekolah Luar Biasa pada Pelajar Berkebutuhan Khusus Tunagrahita dalam Proses Belajar mengajar : Studi Deskirptif Kualittaif Komunikasi Interpersonal Guru Sekolah Luar Biasa pada Pelajar Berkebutuhan Khusus Tunagrahita dalam Proses Belajar mengajar pada Masa Covid-19 di SLB-C YKB Garut [Undergraduate thesis, Universitas Garut]. https://lib.fkominfo.uniga.ac.id/thesis/cml1pf06g037d1413n5qizsoi/komunikasi-interpersonal-guru-sekolah-luar-biasa-pada-pelajar-berkebutuhan-khusus-tunagrahita-dalam-proses-belajar-menga
Abstrak
Penelitian ini berkaitan dengan komunikasi interpersonal guru sekolah luar biasa pada pelajar berkebutuhan khusus tunagrahita dalam proses belajar mengajar di masa pandemi Covid-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana komunikasi interpersonal yang dilakukan oleh guru sekolah luar biasa pada pelajar berkebutuhan khusus tunagrahita selama proses belajar mengajar. Lebih lanjut, penelitian ini juga mengkaji bagaimana komunikasi verbal dan nonverbal siswa tunagrahita. Teori penelitian yang digunakan adalah komunikasi interpersonal, yang mengacu pada lima aspek yaitu: keterbukaan, sikap mendukung, sikap positif, empati, dan kesetaraan. Selain itu, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan paradigma konstruktivisme.
Hasil penelitian menunjukan bahwa meskipun mengalami keterbelakangan mental dan intelektual, komunikasi interpersonal guru sekolah luar biasa dengan pelajar berkebutuhan khusus tunagrahita berjalan dengan efektif selama proses belajar mengajar berlangsung. Dengan kata lain, komunikasi yang terjalin dapat membangun kedekatan. Selain itu, komunikasi yang efektif dalam hubungan interpersonal dapat memupuk aspek komunikasi seperti keterbukaan, sikap mendukung, sikap positif, rasa empati, dan kesetaraan.