Makna Pesan Etika Menggunakan Media Sosial bagi Santri di Era Transformasi Digital : Studi Fenomenologi Makna Pesan Etika Menggunakan Media Sosial bagi Santri yang disampaikan Pesantren Darul Arqam di Era Transformasi Digital
How to Cite APA 7th
Use this format for academic references
Fadhilah, M. I., Salamah, U., & Nurhadi, Z. F. (2022). Makna Pesan Etika Menggunakan Media Sosial bagi Santri di Era Transformasi Digital : Studi Fenomenologi Makna Pesan Etika Menggunakan Media Sosial bagi Santri yang disampaikan Pesantren Darul Arqam di Era Transformasi Digital [Undergraduate thesis, Universitas Garut]. https://lib.fkominfo.uniga.ac.id/thesis/cmob5p03e0hb91413cbgm4gc2/makna-pesan-etika-menggunakan-media-sosial-bagi-santri-di-era-transformasi-digital-studi-fenomenologi-makna-pesan-etika-
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh fenomena derasnya arus informasi yang beredar di media sosial di era transformasi digital, dan seiring terjadinya penurunan etika di kalangan anak remaja. Sejalan dengan hal tersebut, pesantren menjadi tempat di mana para remaja melakukan perbaikan diri mulai dari etika hingga norma beragama. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan motif, pengalaman, dan makna pesan etika menggunakan media sosial.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teori fenomenologi yang memiliki asumsi bahwa manusia secara aktif menginterpretasikan pengalamannya dengan memberi makna pada suatu hal yang dialaminya. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yakni observasi, wawancara mendalam, dan studi kepustakaan. Informan dalam penelitian ini yakni 3 santri dan 2 alumni Pondok Pesantren Darul Arqam serta 4 narasumber dari pimpinan ponpes, guru BK, ilmuwan keagamaan, dan ahli teknologi.
Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa motif dari pesan etika menggunakan media sosial ini terbagi menjadi dua. Pertama, motif untuk (in-order-to motive) yaitu tujuan untuk menjaga sisi sikap etika santri sesuai dengan ajaran Al-Qur’an dan Hadis. Kedua, motif karena (because motive) yaitu banyaknya pengaruh buruk yang masuk dari media sosial. Pengalaman yang dialami oleh santri mencakup pengalaman negatif seperti cyber bullying hingga terpapar hoaks, serta pengalaman positif berupa kemudahan akses informasi. Santri memaknai pesan etika menggunakan media sosial ini dengan lebih hati-hati dalam bermedia sosial, yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Keywords
Thesis Files
Some files are restricted. Contact library for access to restricted chapters.